Majalah Jakarta Barat – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menerapkan kegiatan kerja bakti atau korve secara rutin setiap Selasa dan Jumat. Kebijakan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mengimbau pemerintah daerah untuk menggalakkan budaya kerja bakti dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Pelaksanaan korve ini melibatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta serta didukung oleh perangkat wilayah hingga tingkat kelurahan.
Tindak Lanjut Arahan Kemendagri
Kebijakan pelaksanaan korve rutin tersebut merupakan bentuk kepatuhan Pemprov DKI Jakarta terhadap arahan Kemendagri yang menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.
Melalui SE Kemendagri, seluruh pemerintah daerah diminta menjadi contoh bagi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Korve Jadi Bagian Budaya Kerja ASN
Pemprov DKI menegaskan bahwa kegiatan korve bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pembentukan budaya kerja ASN yang peduli terhadap lingkungan kerja dan ruang publik. ASN diajak untuk terlibat langsung membersihkan area perkantoran, fasilitas umum, hingga lingkungan sekitar.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama serta memperkuat semangat gotong royong di kalangan pegawai pemerintah.

Baca juga: Pemkot Jakarta Barat Terapkan Lubang Resapan Biopori untuk Kurangi Sampah
Fokus pada Kebersihan dan Ketertiban Lingkungan
Korve yang digelar setiap Selasa dan Jumat difokuskan pada pembersihan lingkungan kantor, saluran air, halaman, serta area publik di sekitar wilayah kerja masing-masing. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menata lingkungan agar lebih rapi dan tertib.
Pemprov DKI menilai kebersihan lingkungan berpengaruh langsung terhadap kenyamanan kerja, kesehatan, serta citra ibu kota sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian nasional.
Libatkan Perangkat Wilayah hingga Kelurahan
Pelaksanaan korve tidak hanya dilakukan di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD), tetapi juga melibatkan perangkat wilayah mulai dari kecamatan hingga kelurahan. Sinergi lintas level pemerintahan ini diharapkan mampu menciptakan dampak yang lebih luas bagi kebersihan lingkungan Jakarta.
Koordinasi dengan petugas kebersihan dan instansi terkait juga dilakukan agar kegiatan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Dorong Partisipasi Masyarakat
Selain melibatkan ASN, Pemprov DKI Jakarta juga mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan kerja bakti. Pemerintah berharap gerakan ini dapat menjadi pemantik kesadaran warga untuk turut menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Melalui contoh nyata dari aparatur pemerintah, masyarakat diharapkan tergerak untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong yang selama ini menjadi nilai luhur bangsa.
Sejalan dengan Program Penataan Kota
Kegiatan korve rutin ini juga dinilai sejalan dengan berbagai program penataan kota yang tengah dijalankan Pemprov DKI Jakarta, mulai dari pengelolaan sampah, pencegahan banjir, hingga penataan ruang publik.
Lingkungan yang bersih dan tertata diyakini dapat meningkatkan kualitas hidup warga serta mendukung Jakarta sebagai kota yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Evaluasi dan Keberlanjutan Program
Pemprov DKI Jakarta menyatakan akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan korve rutin ini. Evaluasi dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan konsisten dan memberikan manfaat nyata.
Ke depan, Pemprov DKI berharap kegiatan korve setiap Selasa dan Jumat dapat menjadi kebiasaan positif yang terus berlanjut, tidak hanya di kalangan ASN tetapi juga di tengah masyarakat luas.
Harapan Ciptakan Jakarta yang Bersih dan Nyaman
Dengan dilaksanakannya korve rutin sesuai SE Kemendagri, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman. Komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan ibu kota.
Pemprov DKI menegaskan bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama, dan kerja bakti merupakan salah satu langkah sederhana namun berdampak besar dalam mewujudkan Jakarta yang lebih baik.





