, , ,

Pemkot Jakarta Barat Terapkan Lubang Resapan Biopori untuk Kurangi Sampah

oleh -15 Dilihat
oleh

Majalah Jakarta Barat – Pemerintah Kota Jakarta Barat menerapkan lubang resapan biopori sebagai salah satu solusi ramah lingkungan untuk mengurangi volume sampah sekaligus meningkatkan daya resap air ke dalam tanah. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengatasi persoalan sampah perkotaan.

Penerapan biopori dilakukan di sejumlah wilayah permukiman, fasilitas umum, hingga area perkantoran pemerintahan.

Manfaat Ganda: Kurangi Sampah dan Cegah Banjir

Wali Kota Jakarta Barat menjelaskan bahwa lubang resapan biopori memiliki manfaat ganda. Selain berfungsi meningkatkan resapan air hujan untuk mencegah genangan dan banjir, biopori juga dimanfaatkan sebagai tempat pengolahan sampah organik rumah tangga.

Sampah organik seperti sisa makanan dan daun kering dimasukkan ke dalam lubang biopori untuk diurai secara alami menjadi kompos.

Edukasi Masyarakat Jadi Kunci

Pemkot Jakarta Barat menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menyukseskan program biopori. Melalui kelurahan dan kecamatan, pemerintah memberikan edukasi dan pendampingan kepada warga terkait cara pembuatan dan pemanfaatan lubang biopori yang benar.

Masyarakat diharapkan dapat menerapkan biopori secara mandiri di lingkungan rumah masing-masing.

Lubang Resapan Biopori
Lubang Resapan Biopori

Baca juga: Jakarta Peringkat 6 Dunia, Kualitas Udara Tidak Sehat

Libatkan OPD dan Aparat Wilayah

Program ini melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mulai dari Dinas Lingkungan Hidup, Sudin Sumber Daya Air, hingga aparat kelurahan dan RT/RW. Sinergi lintas sektor dinilai penting agar penerapan biopori dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Pemkot juga mendorong sekolah-sekolah dan fasilitas umum untuk ikut menerapkan biopori sebagai bagian dari edukasi lingkungan.

Dukung Program Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Penerapan lubang resapan biopori sejalan dengan program pengelolaan sampah berkelanjutan yang dicanangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Upaya pengurangan sampah dari sumbernya dinilai lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan pengangkutan ke tempat pembuangan akhir.

Dengan biopori, sampah organik dapat diolah langsung di lingkungan warga.

Target Perluasan dan Evaluasi Berkala

Pemkot Jakarta Barat menargetkan perluasan jumlah lubang resapan biopori di seluruh wilayah kota. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan manfaat program dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Pemerintah juga membuka peluang kolaborasi dengan komunitas lingkungan dan pihak swasta untuk mendukung pengadaan serta sosialisasi biopori.

Lingkungan Bersih, Kota Lebih Tangguh

Melalui penerapan lubang resapan biopori, Pemkot Jakarta Barat berharap tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan tangguh terhadap perubahan iklim. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

Pemkot mengajak seluruh warga Jakarta Barat untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi masa depan kota yang berkelanjutan.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.